Sloth FT

Hanya fans translation indonesia yang malas

LightBlog

Breaking

Tampilkan postingan dengan label Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga?. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Maret 2018

20.22.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 34 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
oh ditambah adik warna pink

-----------------------------------------------------------


Chapter 34 – Adik perempuan


『Onii~cha~n? Apakah seseorang disana?』


“Aah, kau... punya adik perempuan!?”


“Yup, setahun lebih muda, dia kelas satu di sekolah kita. Dia di klub tenis jadi dengan aktvitas klub, biasanya jam seginilah waktunya dia pulang.”


『Onii~cha~n? Dimana kau~? Apa kau disana~?』


“Aku disini—maaf, hari ini, Aku menggunakan ruang keluarga bersama dengan teman dari kelas untuk belajar demi tes kami!”


T-teman-! Baru saja, Andou-kun memanggilku teman, kan? Jadi Andou-kun benar-benar mengakuiku sebagai teman! (Asakura)


Jujur saja, Aku tidak begitu tahu mengenai memanggil Asakura-san sebagai teman untuk seseorang seperti diriku, tapi kami sudah pergi ke rumah kami satu sama lain, jadi aku harap Asakura-san memikirkanku sebagai 『 teman 』juga sedikit... (Andou)


“.................” *mengintip*


“.................” *mengintip*



T-teman.... (Asakura & Andou)



『Haa---? Onii-chan, Kau benar-benar tidak pintar untuk berbohong!  Mustahil kamu akan belajar, Sebaliknya, Oniichan, Kau tidak punya teman kan--?  』



“...............”


“Buho-!”


Adik sialan ini...... (Andou)


T-tidak bagus.. Tak sengaja aku mengeluarkannya, Langkah kaki mendekat ke ruangan ini. Aku penasaran seperti apa adik perempuannya Andou-kun? (Asakura)


[Tlnote: mengeluarkannya = mungkin maksudnya karena dia mengeluarkan suara Buho tadi]


“Onii-can, Akhirnya ketemu. Jadi, siapa teman milik—“


“H-hello. Uhm.... Aku Asakura, temannya Andou-kun”


“—mu!? Tunggu, A-a-a, Asakura-senpai!? Eh! O-Oniichan, Apa artinya ini! Kenapa Asakura-senpai di rumah kita? Temannya onii-chan itu adalah—Ha!

Mustahil, penculikan......?”



“Hey, apakah aku di pikiranmu ini adalah seorang pria yang hanya bisa membuat Asakura-san ke rumah kita melalui penculikan?”


“Eh, Apakah Onii-chan adalah seseorang yang memiliki keberanian untuk mengundang Asakura-san ke rumah kita?”


“.......................... Benar juga katamu”


“Andou-kun, itulah dimana kau seharusnya membalasnya!”


Iya ya, kalau di pikir-pikir, Asakura-san dirumah kita adalah sesuatu yang sangat mustahil ya. Kelihatannya aku sedikit mati rasa dalam hal ini karena pengalamanku pergi ke rumah Asakura-san terakhir kali. (Andou)



“Sebenarnya, hey, kau. Kau memanggilnya Asakura-senpai, tapi bagaimana kau mengenal Asakura-san? Apakah kamu memang kenalannya?”


“Haa, inilah sebabnya penyendiri sepertimu ini... Onii-chan, kalau kita membicarakan tentang Asakura-senpai, maka biasanya tidak akan ada seorang pun disekolah kita yang tidak akan mengetahuinya. Malah, dari apa yang kulihat, kenapa Onii-chan dengan Asakura-senpailah yang menjadi misteri terbesar disini.... Hey, apakah itu benar kalau temanmu adalah Asakura-senpai? Bukan delusimu sendiri?”


“Kau pikir Asakura-san yang kau lihat didepan matamu ini, bisa saja adalah delusi yang diciptakan olehku?”


“Aku, bukan delusi, tahu. Aku sungguhan.”


“Nah, Aku tidak meragukan keberadaan Asakura-senpai disini. Malah, bukankah fakta bahwa onii-chan berpikir bahwa Asakura-senpai adalah 『teman』nya yang adalah 『delusi』 itu sendiri?, kau tahu seperti bagaimana kau melihatnya di TV? Seperti 『itu hanyalah orang yang kau imagjinasikan yang sebenarnya tidak--』”


“Oi, hentikan. Aku mulai kehilangan kepercayaan diri!”


“Andou-kun, jangan kehilangan kepercayaan dirimu! Kita memang benar 『teman』kan!?”


H-huh....? Aku pikir pasti mustahil Oniichan memiliki teman cewek tapi....tanggapan dari Asakura-senpai ini.... Eh, jangan-jangan? (Adik)


“A, Aku pikir itu tidak bisa dipercaya tapi... Asakura-senpai, apa kamu benar-benar berteman dengan kakakku?”


“Y-Yep....”


“Kau tidak diancam kan!? Kau tidak dibayar kan!?”


“Hey, memang apa yang kau pikirkan tentang kakakmu ini? Kakakmu tidak punya keberanian atau uang untuk itu, seharusnya kau yang paling mengetahui itu sebagai seorang adik kan?”


“Ah, benar!”


“Hey! Hanya dimana aku harus mulai membalas disini!? Andou-kun juga, tegaskan dengan benar kalau aku ini benar-benar 『teman』mu disini!”


“Ah, yeah.... Maaf, Asakura-san. Memanggil gadis cantik sepertimu sebagai 『teman』ku.... dalam kegembiraanku, Aku jadi sedikit malu.”


“Naph! AphAphAph- Apa kau kau k-katakan! T-tidak seperti aku merasa malu berpikir kalau Andou-kun adalah 『teman』ku, ya!”


“A-Asakura-san!”


“..............” *menatap*


Hou-hou, apa yang kita punya disini... Awalnya kupikir itu mustahil, tapi tak terduga, onii-chan sangat bagus! Apa lagi, ini adalah tangkapan besar yang pasti akan kau sesali kalau kau melepaskannya! (Adik)



“Hey, Onii-chan. Kalau kau mau belajar, maka dari pada ruang keluarga, bukankah kamarmu lebih baik! Kenapa kau belajar disini?”


“Hah, apa kau bilang? Asakura-san kan cewek jadi bukankah kamarku itu tidak bagus?”


“-!”


“Haa....”


C-cewek! Aku, diperlakukan sebagai seorang cewek oleh Andou-kun! (Asakura)


Oh Onii-chan kau, bisa memanggil gadis untuk pergi kerumahmu, namun masih tidak bisa membawanya ke kamarmu.... (Adik perempuan)


“Ya ampun, Oniichan kau idiot! Bodoh! Sukapontan [1]! Otaku light novel sialan ini!”


“Tunggu sebentar! Kenapa tiba-tiba aku di caci-maki oleh adikku!? Juga, menjadi otaku light novel tidak ada hubungannya kan!”


“Inilah sebabnya Oniichan akan selalu memiliki hati seorang 『penyendiri』..... Asakura-senpai jauh-jauh datang kerumah kita, jadi sudah pasti kalau dia juga ingin melihat kamarmu!”


“Nnwha!”


“Eh, apakah itu benar?”


Tak bagus! Aku memang memikirkan itu tapi mustahil aku bisa mengatakannya keras-keras! (Asakura)


“I-Itu-“


“Itu benar kan-? Asakura-senpai! Bahkan senpai, seharusnya penasaran tentang kamar temanmu kan?”


Nn? Memang, meskipun itu bukan orang dari jenis kelamin yang berbeda, seseorang kan penasaran tentang kamar teman sekelas, kan. (Asakura)


“- itu benar sekali! Aku, benaar-benar ingin melihat kamarnya Andou-kun!”


“Eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhh!?”


“Lihat sendiri, Oniichan! Lihatlah, Jika kau mengerti sekarang maka cepatlah pergi dan perlihatkan kamarmu padanya!”


“O-ohh... Kalau begitu, Asakura-san. Ingin pergi mengecek... kamarku?”


“Yep!”


“Silahkan, nikmati waktumu~~”


“............” *mengintip*


P-perasaanku... Apa adik perempuannya mengetahuinya- (Asakura)


Fufufu, Asakura-senpai... Kuserahkan kakakku kepadamu ♪ (Adik perempuan)


Yup, Melihat dia, kelihatannya dia belum mengetahuinya! (Asakura)


Sebelum | Daftar isi | Selanjutnya


TL Note:
[1] Sukapontan is a kalimat dari TV show jadul yang disebut Time Bokan, yang terhubung ke Yatterman. artinya idiot.


btw, translator sekaligus admin sedang malas memperbaiki link. jadi maklumi saja blog yang kacau ini pada adanya

Selasa, 27 Februari 2018

16.58.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 33 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca


-----------------------------------------------------------


Chapter 33 – Ingin tahu



“Andou-kun, mau istirahat sekarang?”


“Ahh, benar juga. Entah bagaimana, kita sudah belajar selama lebih dari satu jam huh..... Tahu nggak, Aku tidak pernah belajar sebanyak ini diluar kelas sebelumnya.”


“Tidak pernah belajar sebanyak ini, seperti... Andou-kun, itulah sebabnya seluruh nilaimu sekalin matematika itu rendah. Dari pada itu, Apa kau biasanya sama sekali tidak belajar?”


“Kalau aku punya waktu untuk belajar maka lebih baik aku membaca light novel saja, sih.” *terus terang*


Aku sangat mengerti perasaan itu! Tapi bahkan jika itu aku, yang belajar dengan benar, tidak bisa dapat nilai 100, itu sedikit tidak bisa diterima untuk Andou-kun yang sama sekali tidak belajar untuk mendapatkan nilai sempurna...... (Asakura)



“Tunggu, kalau kau sama sekali tidak belajar, lalu kapan kau mengerjakan PR-mu? Pada awalnya, Bagaimana kau bisa mendapatkan nilai 100 di matematika meskipun kau biasanya tidak belajar?”


“Nn, PR? Kalau itu PR, aku mengerjakannya disekolah. Selama kelas berlangsung.”


“Eh! Di kelas!? A-Apa maksudmu?”


“Yah, PR matematika itu selalu seperti, soal yang tertulis muncul dalam sesi selanjutnya kan? Itulah sebabnya, selama pelajaran, aku pasti sudah memahami isi pelajaran sebelumnya di pelajaran sebelumnya, jadi selama kelas, aku akan bersiap untuk sesi selanjutnya yang kita akan lakukan. Jadi di buku teksku, aku selalu memecahkan seluruh masalah di sesi sebelumnya terlebih dahulu”


“Jadi pada dasarnya... dalam waktunya pelajaran, kau mendapatkan materi pelajaran hari itu dan persiapan untuk pelajaran selanjutnya plus meninjau ulang dan menyelesaikan semua PR?”


“Yeah, itu”


“Andou-kun.... Kau melakukan sebanyak itu untuk matematika, namun tidak melakukan apapun untuk pelajaran lain?”


“Yah~ sepertinya aku buruk dalam menghafal dan lain-lain jadi yeah.”


“Bukankah matematika juga menghafal?”


“Tidak tidak, lagipula matematika adalah 『perhitungan.』”


“Emangnya begitu ya? Entahlah... Tapi, kau membaca light novel, namun kau masih buruk dalam bahasa jepang eh.”


“Ahaha... Aktu tidak apa dengan tulisan, tapi kanji dan literatur klasik itu mustahil!”


“Ufufu, itu benar huh.”


Entah kenapa, aku pikir Andou-kun adalah tipe kesenian, tapi tidak terduga dia lebih ke tipe sains. Aku tidak akan pernah bisa membayangkan hal seperti itu dulu saat aku hanya menatapnya sepanjang waktu. Haa..... Sebelumnya, Aku hanya ingin bicara pada Andou-kun tentang light novel, tapi sekarang – (Asakura)


“Aku, ingin tahu lebih banyak tentang Andou-kun..... “


“Eh.”


“Heh!?”


Ah, apa yang Asakura-san katakan barusan!? Ingin tahu lebih banyak tentangku? Kenapa.... Jangan-jangan itu---!! (Andou)


Oh tidak! Kenapa aku mengatakan itu keras-keras.. Ah, mungkin Andou-kun mendengarnya!? (Asakura)


“Asakura-san, barusan itu........”


“K-Kau salah! Andou-kun, itu....... hahahaha”



*Gacha!*



“” !? “” (bersama)


Suara ini.... Eh, udah jam segini! (Andou)


Mustahil! Seseorang pulang! Mungkin itu, Andou-kun..... (Asakura)



*Thud!*



“Aku pulang~~ ...... Huh? Hey, apakah orang yang datang-?”


“A-Andou-kun! Kelihatanya seseorang pulang tapi.... Jangan-jangan, Orang tuamu?”


“Nah, kembali dijam segini itu...... kemungkinan besar, adik perempuanku.”


.................. Eh!? (Asakura)


“Adik perempuanmu!?”



Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya


Translator note :
Translator lagi males translate, translate aja males apa lagi buat ngerapiin blognya.. saya belom update link di daftar isi dan lain-lain,, harap maklum atas kemalasan saya..
Doakan saya dapat rejeki bulan depan~ mungkin kalau dapat, saya akan coba translate sedikit lebih banyak untuk merayakannya~

Minggu, 18 Februari 2018

22.19.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 32 Bahasa Indonesia


Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca


-----------------------------------------------------------





Bab 32 - Tanggung Jawab


“Maukah kau bertanggung jawab untuk itu sekarang?”


“.... Ya”


Hal pertama yang Asakura-san katakan setelah kembali dari kamar kecil adalah ini.... Ahh, kehidupan sekolahku benar-benar mati. Malahan sebagai prestasi terakhir dalam hidupku, aku berhasil merasakan perasaan yang bagus saat aku melakukan itu.

Ahh, aku tidak ada penyesalan. (Andou)


Jujur saja sih, sebagian besar itu adalah kecelakaan. T-tapi... Meskipun jika itu kecelakaan, Andou-kun menyentuh dadaku untuk pertamakalinya dalam hidupku.... D-d-d-dadaku disentuh, tahu! Kalau dia tidak bertanggung jawab, aku tidak akan bisa memisahkan hal ini dari perasaan bahagia dan malu yang ku miliki sekarang dengan benar! (Asakura)



“Asakura-san, tidak apa..... Meskipun aku juga melihatnya sebagai kecelakaan, aku memang menyentuh ---- yah... kan? Karena aku berakhir melakukan hal tersebut, sebagai seorang pria Aku akan bertanggung jawab!”



“Eh”



B-Bertanggung jawab..... Andou-kun, Jangan jangan! (Asakura)



“Asakura-san,tolong katakan apapun! Untuk bertanggung jawab, aku akan....... mengabulkan pada apapun yang kau katakan!”



Eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhh! (Asakura)



“A-a-a-Andou-kun.... Barusan, kau bilang ‘apapun’?”


“Ya! Seorang pria tidak akan menarik kembali kata-kata mereka! Untuk membuatmu memaafkanku, dengan senang hati aku akan mengabulkan apapun yang kau katakan!”


A-a-a-apa yang harus kulakukan! Apapun itu... Dia bilang ‘apapun’ kan!


Kyaaaaa---! Apa yang harus kulakukan! Apa yang harus kulakukan! Andou-kun akan mengabulkan pada ‘apapun’ yang kukatakan..... H-hal seperti itu....... A-a-apa hal seperti itu tidak apa!? Be-Benarkah!? (Asakura)


“Andou-kun..... B-bisakah aku meminta ‘apapun’?”

“Oui votre Majesté!”



Fuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah! I-Ini sungguhan! Ini bukan mimpi, kan!? (Asakura)


Jadi, Asakura-san. Perintah apa yang akan kau berikan.....? Aku memang menyentuh dadanya jadi mungkin hukuman yang setimpal...... seperti ‘Kalau begitu, biarkan aku memukulmu sampai aku puas’ semacam itu tidak apa tapi, jika itu ‘ Kalau begitu, saat kau disekolah, kau dilarang membaca light novel’ hal semacam itu, Aku yakin kalau aku akan mati karena kekosongan disekolah..... atau mungkin, jika itu sesuatu seperti ‘Kalau begitu. Mungkin sebagai kompensasi, kau harus membelikanku satu set brand baru dan lengkap dari seri Sla*ers?’ tabunganku akan mati... tapi, meskipun jika itu adalah sesuatu seperti itu, aku harus bertanggung jawab! Lagipula, lagipula! Aku telah menyentuh sesuatu yang ‘harga’nya lebih besar dari pada semua ituuuuuuuuuuuu! ‘Dada Asakura-san’ adalah ‘ tanah yang dijanjikan’ yang dicari oleh seluruh cowok yang mengenalnya, kan! Ya Tuhan! Untuk menebus dosa ini, betapapun kecilnya, aku akan menerima apapun yang dilemparkan padaku! (Andou)


Apa yang harus kulakukan! Apa yang harus kulakukan! ‘APAPUN?’ ‘Apa-pun’ ‘apapun!’ Andou-kun bilang dia akan mendengarkan apapun yang kuberitahu padanya tapi.... pada awalnya, Andou-kun Cuma menyentuh dada kecilku jadi, Apakah tidak apa kalau perintahnya ‘apapun’......? tapi, karena sudah seperti ini kalau aku membiarkan diriku untuk egois—

‘Maka sebagai hukumannya, datanglah untuk menjemput ke rumahku besok!’ aku penasaran kalau tidak apa mengatakan sesuatu seperti itu! Tapi mungkin itu terlalu serakah....? Lagi pula, kasihan membuatnya berjalan jauh-jauh kerumahku kan? Ah, Kalau begitu! ‘ Andou-kun! Sebagai hukumannya, kau akan pulanng bersamaku besok!’ atau sesuatu seperti itu, mungkin? Tapi tapi, selain itu~~ bahkan aku bisa melakukan ‘ sebagai hukumannya, kami akan makan siang bersama besok!’ sesuatu seperti itu.... Kalau begitu! ‘ Lalu..... Sebagai hukumannya, Maukah kau menepuk kepalaku dengan lembut....?’ seperti itu, kyaaaaaaaaaaaaaah! Aku tidak bisa mengatakan sesuatu seperti itu! Bodoh banget aku!?? (Asakura)



“.............”

“.............”


Aku, aku ingin tahu apa itu. Asakura-san sudah membuat wajah yang sulit dan gelisah sejak tadi.... Apakah dia benar-benar berencana memerintahkan sesuatu yang semenggerikan itu! (Andou)


“Aku sudah memutuskan!”

“Y-ya!”


Pada akhirnya, Aku akan mengatakan hal yang paling kuinginkan disini! (Asakura)


“Aku memerintahkanmu atas nama Asakura!
Andou-kun, Kalau aku mendapatkan nilai 100 di tes matematikaku, maka berikan aku ‘hadiah!”


“......................................Eh?”


“H-huh? Mungkin kau tidak mendengarnya dengan benar? H-hadiah! Hadiah! Jika aku mendapatkan nilai 100 di tes matematika maka kau harus menyiapkan ‘hadiah’ untukku! Tentu saja, ‘hadiah’nya harus kau pilih sendiri! Ketua kelas ataupun yang lain tidak boleh membantumu untuk memilih, oke?”


“..............”



HADIAH....? (Andou)


Andou-kun, dia jadi kaku. Lagipula, hanya menyentuh dada dari seseorang sepertiku, Apakah itu permintaan yang keterlaluan? (Asakura)


“Eh, Asakura-san..... Hadiah itu, maksudmu Cuma itu? Apakah tidak apa hanya dengan itu?”


“Tentu saja!”


“Tapi, lalu itu tidak akan ada gunanya kalau kau tidak mendapatkan nilai 100 di tes matematikamu, kan?”


Jika itu terjadi, itu tidak akan setimpal dengan permintaan maafku- (Andou)


“Apa yang kau bicarakan? Itulah sebabnya ada gunanya, kan?”


“Eh”


“Lagipula, Kau sudah.... menyesal karena menyentuh d-dadaku kan?”


“T-tentu saja!”


“Dan jadi, kau ingin minta maaf, kan?”


“Ya!”


“Kalau begitu, agar aku mendapatkan ‘hadiah’ untuk permintaan maafmu, kau hars mengajariku dengan benar, kan? Jadi kemudian, karena aku akan bisa mendapatkan ‘hadiah’mu kalau aku mendapatkan nilai penuh, Aku juga akan termotivasi untuk belajar dengan giat!

Ahh~ Aku ingin tahu ‘hadiah’ macam apa yang akan kudapatkan dari Andou-kun~~ Aku sangat menantikan ‘hadiah’ sampai-sampai aku tidak bisa menunggu~~” *ngintip*


Aah.. begitu ya, jadi Asakura-san tidak berniat menyalahkanku, itulah sebabnya dia.... (Andou)


“Ahaha, itu benar, ya. Lalu, demi menerima ‘hadiah’ yang indah dariku juga, kita harus bekerja keras dalam matematika.”


“Ya, tentu saja!”


Fufufu... itu sempurna, aku! Selain membuat janji ini, itu juga bagus karena aku akan sangat termotivasi untuk ujian ini! Apa lagi, memikirkan isi ‘hadiah’ yang Andou-kun akan pilih olehnya, memberikanku kegembiraan dua kali.... tidak tiga kali lipat! Terlebih lagi, itu bukan Cuma ‘hadiah’ yang akan kudapatkan....

Apa yang kudapatkan adalah usaha Andou-kun untukku, memikirkan diriku! Memilih untukku! ‘Hadiah’ yang Andou-kun berikan dengan seluruh hatinya!

Haahahahaha! Dengan ini dijamin kalau aku akan berhasil dalam tes matematika!

Aku menang besar..... Gaahahahahaha! (Asakura)




Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya

TLnotes:
Sory ya.. hehe.. translator lagi sibuk melakukan hal lain.. ga ada waktu dan pikiran buat translate :p


Sabtu, 16 Desember 2017

17.07.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 31 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------


Chapter 31-  Belum


“Di masalah ini, kau perlu mengganti nomor terlebih dahulu. Dan kemudian dengan melakukannya, itu akan berubah menjadi pernyataan yang disederhanakan?”


Entah kenapa... Dari tadi, Aku merasakan perasaan aneh bahwa Asakura-san mencoba menubrukku dengan sengaja... Apa Cuma perasaanku saja? Tapi aku telah berada di situasi berbahaya semacam itu berkali-kali. (Andou)


Andou-kun... dia sangat tangguh, ya? Entah bagaimana, Dari tadi,dia menghindari usahaku dalam kontak fisik dengan cekatan. Tapi dari pada itu... (Asakura)


“Tunggu sebentar! Andou-kun, kenapa tiba-tiba kau menulis solusinya sambil mengatakan ‘itu akan berubah menjadi pernyataan yang disederhanakan?’ Bagaimana dengan persamaan....”



“Eh, Bukankah merepotkan untuk menulis persamaan?”
“Tidak, lihat ya. Pertama, lihatlah pertanyaannya.”



“Okay”



“Temukan persamaan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah.”



“O-okay”



“Setelah itu bayangkan jawaban dikepalamu?”



“Okay?”



“Kemudian tulis jawaban dikertas. Jadi, karena aku sudah menemukan jawabannya, itu merepotkan untuk menambahkan perhitungan sebelumnya....”


“Tunggu tunggu tunggu? Apa, Andou-kun? Apa kau menyelesaikan seluruh soal di test menggunakan perhitungan mental?”



“Itu benar”



“Haaah? Tunggu, Andou-kun, perlihatkan testmu!!”



“Testku? Uuum...... ah! Ini dia.”



“Mari kita lihat ~~ uwaa……”



D-Dia tidak bohong. Test Matematikanya Andou-kun... Di setiap soal kecuali soal terakhir, dia langsung menulis jawabannya dari pada menyusun perhitungan terlebih dahulu. (Asakura)



“Kau cukup ahli untuk tidak membuat kesalahan sedikitpun selama menghitung...”



“Tidak apa. Kau lihat, di matematika, sekali kau mendapatkan perhitungan, tugas yang tersisa Cuma hal-hal seperti penambahan dan perkalian. Tapi, untuk pertanyaan terakhir, dibutuhkan untuk menulis perhitungannya meskipun menurutku itu merepotkan”



“Memang, instruksi untuk soal terakhir selalu  『Tulislah perhitungan yang digunakan』-- Tunggu, Jangan-jangan.....?”



“Nn, kelihatannya guru matematika bilang  『Karena Andou-kun selalu mendapatkan nilai sempurna meskipun tidak menulis perhitungan, soal terakhir akan dibuat lebiiiiih sulit sesuai dengan levelnya Andou. Tentu saja, poin akan dikurangi kalau perhitungan yang berhubungan tidak ditulis』 dan membuat soal terakhir itu”



“Heee... Jadi, maksudmu, salah satu alasan kenapa aku tidak bisa mendapatkan nilai sempurna di matematika adalah karena aku kehilangan satu nilai di soal terakhir yang sangaaaaaaaaaat sulit itu?”



Dengan kata lain, aku tidak bisa mendapatkan nilai sempurna di matematika karena Andou-kun! Tak bisa dimaafkan! Andou-kun, Aku tidak akan membiarkan ini--- (Asakura)



“Tidak apa! Itulah alasan kenapa aku mengajarimu matematika! Aku pasti akan membantumu untuk mendapatkan nilai sempurna!”



“Ya!” *zukyuuuun!*



Mustahil... Andou-kun sangat keren! Eh..... Ini buruk! Kelihatannya aku sudah terpikat oleh Andou-kun,ya. Sesuatu seperti ini, situasi dimana hanya jantungku yang berdegup karena Andou-kun, ini tidak adil! Segera, Aku pasti akan berhasil memiliki kontak fisik dengan Andou-kun dan membuat jantungnya berdegup untukku saja... Baiklah, Ayo beristirahat sebentar untuk menghubungi ketua kelas dan membuat rapat strategi dengannya. (Asakura)



“Andou-kun, bisakah aku menggunakan kamar mandi sebentar?”



“Nn, kau akan melihatnya sekali kau keluar koridor”



“Kalau begitu, permisi—ah”



S-sial.. Aku mencoba bangun tapi kakiku kesemutan, lebih kesemutan dari yang kuduga... k-keseimbanganku ..... (Asakura)



“Kyaa!”


“Eh, Asakura-sa——guh!”


Uu ... dari semua hal, kenapa aku tersandung dan jatuh.... e-eh? Meskipun aku jatuh, mengejutkannya itu tidak sakit? (Asakura)


“Uu…… “


“Eh——– Andou-kun!?”



Mustahil! Aku jatuh dan menimpanya!? Ah, tapi, ini bisa disebut sebagai kontak fisik, kan? Baiklah! Kalau begitu, Aku sudah menyelesaikan tujuan yang dibuat oleh ketua kelas! (Asakura)



Apa---yang terjadi? Asakura-san mau jatuh.... aa, apakah itu sebabnya kenapa aku tertimpa dibawahnya... Yah, selama Asakura-san selamat—(Andou)


*Monyu*


Monyu…… Apa ini? (Asakura & Andou)


"…………?"

"…………?"


Tanganku--- (Andou)


Dadaku—aku? (Asakura)



“Tidaaaaaaaaaaaak! Andou-kun, kau mesum!”



Sial! Bukankah ini dadanya Asakura-san! Ini buruk, Aku tak bisa melepaskan tanganku dari dadanya Asakura-san karena instingku melawan nalarku... Betapa hebat Kekuatan sedotan seperti Dy*n (1) ini ! (Andou)


 “S-sampai kapan kau akan terus menyentuhnya!”



“Terima ka- (2) .... Um.. Kau salah paham! Asakura-san----- gah!”



Oh tuidaaaaaaaaaaaaaaak! Andou-kun melakukan hal sekasar itu pada... dadaku! Dadaku, o-o-o-oleh Andou-kun! Aku sangat malu sampai-sampai dengan reflex, aku menapar Andou-kun ..... (Asakura)



“A-aku pergi ke kamar mandi”



“.............. Okay”



Melakukan hal seperti itu... Masih terlalu cepat untuk itu! (Asakura)



itu lembut.... (Andou)


Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya


TN Notes:
(1) Referensi Dyson Electronics. Dyson Electronics –> vacuum cleaner (Salah satu  product) –> kekuatan sedotan…
(2) Dia mau berterimakasih untuk  *Uhuk-uhuk*, sebelum menyadari dia hampir menggali kuburannya sendiri.





Senin, 04 Desember 2017

21.53.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 30 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------


Chapter 30 – Kontak Fisik (Skinship)


“Masih saja, tidak bijak untuk berada dikamarku, apakah tidak apa kalau kita belajar di ruang keluarga?


“Ya, tak masalah”


“Itu bagus. Lalu, Asakura-san, bisakah kau duduk disana?”



Jujur saja, Aku benar-benar ingin melihat kamarnya Andou-kun... Tapi tidak pantas bagiku untuk mengatakan hal seperti itu. T-tapi.... Jika berada dikamarnya Andou-kun adalah hal yang mustahil, Maka setidaknya! (Asakura)



“A-Andou-kun! Itu... tentang dimana aku akan duduk, dari pada duduk di depanmu, Apakah tidak apa kalau aku duduk disampingmu.....?”


“Eh!? K-kenapa?”



Apa! Apa? APA!? Ada apa denganmu, Asakura-san? Asakura-san yang akhir-akhir ini agak aneh, sekarang bertingkah makin aneh! (Andou)



“J-jangan salah paham! Tidak seperti aku berpikir kalau itu akan bagus untuk duduk disampingmu, Aku Cuma tidak terbiasa melihat wajahmu dari depan karena biasanya aku duduk disampingmu! Itulah sebabnya, d-d-dengan duduk disampingmu seperti biasanya, Aku akan terbiasa melihat wajah Andou-kun dari samping, Cuma itu!”


“M-mm? Hmmm??? O-okay....”



F-fuee,, Aku penasaran apa aku berhasil menipunya?? Aku sedikit gugup, jadi aku menjawab secara samar-samar, tapi bukankah intinya 「Sulit untuk melihat catatan Andou-kun dari sisi yang berlawanan」? Seperti yang diharapkan dariku! Meskipun gugup, Aku bisa memikirkan alasan yang sangat bagus! (Asakura)


Apa? Apa yang baru saja Asakura-san katakan? Aku merasa dia menyatakan sesuatu seperti ‘ Aku sudah selalu melihatmu dari bangku disebelahmu’....? Eh, Bukankah itu artinya Asakura-san selalu melihatku dikelas? Why*? Kenapa? Sudah kuduga, terhadapku, Asakura-san—tidaktidaktidaktidak! Jangan tertipu, Andou! Indeks kebahagiaan penyendiri dalam sehari itu sangat langka, jadi meskipun jika itu tidak banyak, penyendiri akan langsung melompat ke kesimpulannya sendiri saat sesuatu yang membahagiakan terjadi... Jadi jangan terlalu berharap! Jangan menyimpan keinginan apapun! Kau harus percaya bahwa niat baik hanyalah basa basi!..... Fiuuuh, tidak apa sekarang. Asakura-san pasti sedikit gugup diundang kerumahku. Jadi pastinya perkataannya baru saja keluar dadakan secara tidak sengaja. Aku pikir bahkan dia tidak mengerti apa yang baru saja dia katakan. Kalau seperti itu, Aku bisa mengabaikannya seolah itu bukan apa-apa. (Andou)


“Kalau begitu, silahkan dan.... duduklah disampingku”


“P-permisi.....”


“..........................”


“..........................”



A- aku harus mengatakan sesuatu! (Asakura & Andou)



“Jadi, Haruskah kita mulai dengan Matematika?”


“Tentu, tapi mengingat kalau itu kau, Aku tidak bisa banyak mengajarimu tentang itu sih.”



Sekarang, tujuanku untuk sesi belajar adalah 「 Untuk menyentuh tubuh Andou-kun secara fisik」 ...................... Tapi bagaimana aku menyentuhnya secara fisik? Nn~n, Itu benar! Di saat seperti ini, Bagaimana kalau aku menggunakan light novel yang selalu aku baca sebagai referensi? U~mm, menurut perkembangan light novel yang akhir-akhir ini kubaca, apa yang akan terjadi selanjutnya adalah...... (Asakura)



“Lalu, Asakura-san. Sebagai permulaan, Bagaimana kalau kita meninjau soal yang keluar di ujian kepintaran yang terakhir?”



Ini dia! Kalau ini adalah light novel, ini adalah adegan dimana aku mendekatkan wajahku sangat dekat dengan Andou-kun sambil mengatakan 「Eh, boleh kulihat?」,  lalu Andou-kun akan mengatakan 「Eh, UWAA!」 saat dia berdekatan dengan wajahku dan dadanya berdegup kencang! B-Baiklah! (Asakura)



“Eh, B-Boleh aku---“


“Ah, aku menjatuhkan penghapusku”


Eh? Bukankah wajahnya Andou-kun tiba-tiba terlalu dekat ke —– (Asakura)


Eh? Kenapa wajah Asakura-san sedekat ini ke —– (Andou)



“Reeeeeeeeeoga!”


“Eh, guaah!”

 

Oouch! Kenapa wajah Andou-kun sedekat itu... uu, karena itu,  Kepalaku bertubrukan dengannya dengan segenap kekuatanku... Dengan ini, Bukannya dadanya, malah kepalanya yang 『berdenyut』! (Asakura)



“A-Asakura-san, Apa kau baik-baik saja? Tubrukan itu cukup keras.”


“E-Eh... Aku minta maaf. Penglihatanku sedikit buruk, dari pada itu, Bukankah kau kesakitan? Bukankah aku menubrukmu dengan kekuatan penuh?”


“Aa, tidak apa. Mengejutkannya kepalaku tebal, kau tahu.”


“B-begitu ya.”


Itu karena kecerobohanku. Aku tidak menyangka kalau Asakura-san menyondongkan tubuhnya saat aku menunduk.Meja Ini cukup sempit untuk dua orang untuk duduk berdampingan. Meskipun mau tidak mau tubuh kami saling berdekatan, karena itu, sekarang aku harus lebih berhati-hati agar tidak sembarangan bertubrukan dengannya..... (Andou)


Uu.... Tadi itu gagal, Tapi aku akan melakukannya dengan benar kali ini! Kali ini pasti! Strategi selanjutnya adalah untuk membuat tangannya menyentuhku dengan mencocokkan timing saat dia membentangkan tangannya di meja! (Asakura)


“Asakura-san, Jadi untuk soal ini ---------“


Ini dia! Sekarang Andou-kun hendak menunjukkan jarinya ke 『soal nomor 8』! Baiklah, Aku akan mencocokkan timingnya dan meletakkan tanganku disana! (Asakura)


“Soal ini, Aku ingin ta---“


“Ah, Buku cetak ini! Ada kesalahan ketik disini!”


Eh, Andou-kun, kenapa dia menarik buku cetaknya sekarang....? (Asakura)



“—hu!” *Guh!*



Ah, ouuuch! Jariku keseleo... tapi, entah bagaimana, Aku bisa mengumpulkan seluruh kekuatanku untuk berhenti – (Asakura)



*Zugaaaaaaan!*

 

“Eeeeeeeeeh? A-Asakura-saaaaaaaaan!? Kenapa kau memukul meja sekeras itu!?”


“.................... Ada serangga”


“B-Begitu ya..... Jadimu pasti sakit, Apa  kau baik-baik saja?”


“...........N-Nggak apa kok”



Ada apa dengannya? Kenapa Asakura-san bertingkah sangat aneh hari ini? (Andou)


Pasti aku akan bisa melakukannya lain kali! Lain kali, Aku akan.....! Andou-kun, Sesi belajar ini baru saja dimulai! Bersiaplah, sebelum hari ini berakhir, aku pasti akan menyentuh tubuhmu! Entah itu kemampuan menghindarmu, atau tubuhku yang lelah karena luka yang kutimbulkan sendiri, Aku ingin tahu siapa yang akan muncul sebagai pemenangnya! (Asakura)


Bagaimana menjelaskannya ya, meskipun aku sudah berhati-hati untuk tidak menyentuh Asakura-san, kenapa dia terus menyambarku sejak tadi!? (Andou)



Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya


Catatan translator :
Why = kenapa


btw sory jarang update, sekarang ane sedang merasakan betapa nikmatnya sebagai seorang pembaca. (membaca tanpa henti wkwkkw)
 beberapa hari ke depan, ane juga harus menjalani psikotest.. moga aja lancar, saya tidak berharap terlalu banyak. 


tubruk kepala




Sabtu, 25 November 2017

21.32.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 29 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------

Chapter 29 : Tujuan


“Asakura-san, rumahku kecil, tapi silahkan masuk”

“P-Permisi....”


Akhirnya, Aku dirumahnya Andou-kun! Tidak pernah ku bayangkan kalau aku akan di undang ke rumahnya, tapi ini kesempatan sempurna untuk meningkatkan kesadaran Andou-kun terhadapku! Aku juga sudah menerima saran dari ketua kelas via email- semuanya sempurna!

Kalau tidak salah, isi emailnya adalah---


Kepada Asakura-san.,

Belajar kelompok dengan Andou-kun adalah kesempatan untuk memperdalam hubungan dengannya!
Tapi Andou-kun adalah 「penyendiri」, jadi jangan berharap dia bertindak duluan...
Jadi, untuk memperdalam hubungan kalian berdua, Asakura-sanlah yang harus bertindak!
Oleh karena itu, Aku menargetkan satu-satunya tujuan meningkatkan hubunganmu dengan Andou-kun.

【Tujuan】 untuk sesi belajar, sampai itu berakhir, adalah menyentuh tubuh Andou-kun dengan melakukan kontak fisik dengan santai dengannya.

Semoga beruntung!

Menyentuh tubuh Andou-kun dengan melakukan kontak fisik dengan santai dengannya... seperti yang diharapkan dari ketua kelas. Aku tidak akan bisa mengatur tuntutan yang begitu berani. T-tapi, karena itu harus dilakukan untuk meningkatkan hubunganku dengan Andou-kun, Aku akan melakukannya! (Asakura)


“Omong-omong, Andou-kun, Apa orang tuamu dirumah? Karena aku datang, setidaknya aku akan menyapa mereka....”


“Orang tuaku? Oh, orang tuaku tidak dirumah sekarang, keduanya bekerja. Hanya ada Asakura-san dan aku disini, itulah sebabnya kamu santai saja.”


“Heeee~~~~~~ begitu ya.......”



『Orang tuanya tidak dirumah sekarang!?』 A-a-a-a-apa yang harus kulakukan!? Andou-kun, itu artinya.... Jangan-jangan!? Tidak mungkin, rintangannya terlalu tinggi bagiku! (Asakura)



Asakura-san nampak tegang. Yah, wajar saja. Tidak peduli bagaimana kau mengatakannya, dia berada dirumah cowok, apakah itu sebabnya dia gugup? Tapi sebagai 「Penyendiri」, Jika aku bertindak secara tidak sopan sebagai temannya, Aku akan dibunuh oleh cowok-cowok dikelas.. tidak, cowok-cowok di seluruh sekolah.  Karena itulah, Agar membuatnya tidak merasa gugup, tujuanku hari ini adalah ‘sebisa mungkin tidak mendekati Asakura-san’! Dan tentu saja, tidak peduli bagaimana, Akan kupastikan untuk tidak menyentuhnya! (Andou)




Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya






Rabu, 18 Oktober 2017

23.39.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 28 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------


Chapter 28- Lokasi 


“Berdiri! Membungkuk!”


“”Mohon bimbingannya!””


“Kalau begitu, Ayo kita mulai sesi wali kelas siang ini~”


“”Ya~””


“Semuanya, tolong langsung pulang setelah kelas berakhir~”


“”Ya~””

“Kalau begitu, itulah akhir dari sesi wali kelas.”


“Berdiri! Membungkuk!”


“”Terimakasih banyak””






“Yosh! Kelas sudah berakhir! Yamata, kemana kau ingin pergi?”


“Ayo pergi ke game center! Game center!”


“Okay!”


“”Oooooouu!””













“..............”


Haa, Akhirnya sekolah berakhir hari ini... tapi kelompok anak biasanya yamata bener-bener ribut banget. Bukankah sensei memberitahu kita untuk pulang? Sebaliknya, meskipun kelas berakhir, lega melihat Asakura-san tidak goyah dan diam saja. (Andou)



“....................”


Yaaaaaaaaaaaaaa! Kelas akhirnya berakhir! Dengan ini, setelah ini akan menjadi sesi belajar kelompok berduaan dengan Andou-kun! (Asakura)



“..............” *lirik* *lirik*



“...............?”




Hm? Entah kenapa, Asakura-san melirikku sepenuh hati... Apa ada sesuatu--- Ah! Mungkin Apakah itu tentang belajar kelompok? Eh, Apa Asakura-san, Jangan-jangan.... berniat buat belajar kelompok hari ini!? Errr, selama istirahat dengan santai aku hanya mengatakan bahwa kita akan melakukannya lain kali tapi.... (Andou)


*menatap---------*


“............U-umm Asakura-sa---“


“Tentang belajar kelompok!”


“------Mm”



Uwaaaaaaaaaa! Sudah kuduga, Asakura-san ingin mengadakan sesi belajar kelompok hari ini! Oh—itu benar..... Jelas Asakura-san tipe yang sangat gemar belajar. Apakah lebih baik belajar kelompok hari ini? .... tapi, kemana kita akan belajar kelompok sepulang sekolah? (Andou)



“Tapi Asakura-san, tentang lokasinya...”


“Bagaimana kalau kita melakukannya di perpustakaan?”


“Aa, itu benar. Sekarang kelihatannya, kita bisa melakukan itu. Lalu, Ayo—“


“Ya!”


“Sekalian ajak ketua kelas juga”


“.....Mm?”


“Eh, errr, maksudku bukankah ketua kelas juga ikut belajar kelompok?”


“..............”



I-itu benar! Kupikir bahwa pasti aku satu-satunya yang diundang untuk belajar kelompok, tapi sejak awal, ketua kelas juga disana . Kalau seperti itu, mengikuti arah ceritanya, bukankah wajar kalau belajar kelompok dimaksudkan untuk semua yang berada disana!? T-tapi Bagaimana jadinya dengan belajar kelompok yang kutunggu-tunggu dengan hanya Andou-kun! (Asakura)



“A-Andou-kun, Apa kau punya waktu sebentar?”


“Ketua kelas! Timing yang bagus, baru saja aku mau memanggilmu.”


“Tentang belajar kelompok kan? Omong-omong, aku tidak bisa ikut.”


“Eh, kenapa!?”


“Aku harus menghadiri rapat komite perpustakaan hari ini. Itulah sebabnya, bisakah kalian belajar kelompok tanpaku? Juga, karena kami mengadakan rapat, kau tidak bisa menggunakan perpustakaan hari ini.”


“Aa, mau bagaimana lagi.”


“Ya, sepertinya begitu.”


Yah, itu bohongan sih. Pada awalnya, Tak ada alasan bagiku untuk ikut belajar kelompok. Dengan meninggalkan Andou-kun dan Asakura berduaan, seharusnya ini akan bisa mengembangkan hubungan mereka! Mereka tidak bisa berbuat ulah di perpustakaan karena perpustakaan bukanlah restoran keluarga. Juga, dengan suasana kencan yang kasual, hubungan mereka akan menjadi lebih dalam... Fufufu, seperti yang diharapkan dariku! (Ketua kelas)


“karena itulah, tolong pergi 「 ketempat lain 」 untuk menikmati sesi belajar kalian, okay~”


“Baiklah~ Ketua kelas”


“K-ketua kelas.....?”



Asakura-san, sisianya kuserahkan padamu! (Ketua kelas)

Mustahil! Apakah ketua kelas melakukan ini demi diriku!? Aku mengerti. Aku... akan melakukan yang terbaik! (Asakura)



“Ketua kelas sudah pergi eh. Asakura-san, dimana kita akan melakukannya?”


“E-entahlah~~”




Aaaaaa! Meskipun aku bilang aku akan melakukan yang terbaik, tapi disituasi ini, Apa ada saran tentang tempat yang bagus? Lokasi dimana kita bisa belajar, selain perpustakaan... rumahku? Tidak tidak tidak! Rumahku pasti adalah tempat yang terbaik, tapi ada gangguan yang luar biasa yang disebut dengan nama ‘Mama’. Tapi, kalau aku menyarankan tempat lain..... (Asakura)


“Yup, Sudah kuduga, tidak ada tempat yang lebih aman selain dirumah”


Kalau begitu mau bagaimana lagi... Meskipun jika Mama dirumah, ini masih kesempatan sempurna untuk bersama dengan Andou-kun! Untuk membayar pengorbanan ketua kelas, rumahku akan---- (Asakura)



“Baiklah~~ Lalu, Asakura-san. Ayo pergi ke rumahku?”


“............Eh?”



Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya



Eto.. selain karena masalah kesehatan (terutama MATA),dan terlalu fokus belajar menggambar webtoon beberapa hari yg lalu :P (sekarang dah malas sih),  dan juga~ semangat saya buat translate juga turun akhir-akhir ini... maka dari itulah apdet melambat wahahaha..

mataku masih belum sembuh sih, meski tidak separah yang dulu.. tapi seperti biasa, saya akan melakukannya saat saya punya mood dan kondisi yang tepat..
lagian tidak ada yg donasi, jadi aku bisa melakukan ini sesuka hati.. wkwkwk :V



Kamis, 05 Oktober 2017

21.15.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 27 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------


Chapter 27 : Rencana (4)


“.............”

“Sini, Andou-kun, katakan 『Aaaaaan—-』”


Bagaimana Asakura-san bisa dengan semangatnya menyuapiku dengan 『Aaa—nn』 saat ini hanyalah batsu game*? Bukankah seharusnya orang merasa jijik melakukan ini terhadap lawan jenis saat tidak memiliki perasaan apapun! Mungkin... Asakura-san menyukaiku... Tidak tidak tidak! Aku telah mempertimbangkan omong kosong itu berkali-kali sebelumnya, tapi semakin aku memikirkannya, semakin aku yakin kalau itu 『bukan』! Lagupula itu Asakura-san yang kita bicarakan? Untuk Asakura-san melakukan tindakan yang membuat jantung berdebar seperti seorang gadis jatuh cinta itu sangat mustahil! (Andou)

(TLnote: Batsu game =Game hukuman, yang kalah biasanya dihukum.)


A-a-a-apa yang harus kulakukan! Sekarang, Bukankah tindakanku terhadap Andou-kun seperti.. super berani!? Dengan ini, Bukankah cintaku terhadap Andou-kun akhirnya ketahuan....t-tapi, Aku ingin dia menyadari perasaanku, meskipun Cuma sedikit... (Asakura)


“A-Andou-kun? Tolong... 『Makanlah?』”

“........” *nyam nyam*

“B-bagaimana?”

“Enak.....”


Itu, Apa yang baru saja kumakan adalah Ankake Chahan favoritku jadi tentu saja itu enak. Tapi dengan ini, Seharusnya batsu game sudah berakhir--- (Andou)


“Kemudian, Mari beralih ke game kedua~”

“Eh, lagi!? Ketua kelas, Aku masih harus melanjutkan permainan ini!?”

“Karena kalian berdua belum saling akrab, kan. Kita akan terus melakukannya sampai aku bisa melihat kalau kalian berdua memiliki hubungan seperti bagaimana 『teman』seharusnya”


Tidak tidak, ini sudah melampaui 『teman』 dan lebih seperti 『kekasih』....... (Andou)


“A-Andou-kun... Ayo kita melakukan permainan janken kedua !”

“Kenapa Asakura-san sangat ingin memainkan game ini!?”



Game kedua


“”Jankenpon!””


“Aku menang! Kalau begitu, pelajaran 『IPA』”

“Apa nilaimu?”

“91 poin~”

“67 poin”

“Pemenangnya Asakura-san!”


“Baiklah, Andou-kun 『Aaa—nn』♪”

“Grrrrrr.........”


*nyam-nyam*



Game ketiga


“”Jankenpon!””

“Aku menang! Kalau begitu, pelajaran 『Bahasa Inggris』!”

“Apa nilai kalian?”

“92 poin~”

“........ 12 poin” *bergumam*

“.........Pecundangnya, Andou-kun”

“Kenapa kau harus mengatakan kata “pecundang”!”


“Andou-kun, semangatlah! Tapi kau tidak gagal dalam tes ujian tengah semester, kan? Baiklah 『Aaa—nn』♪”

“S-Sudah... Bunuh aku saja...”


*nyam-nyam*


Game keempat


“”Jankenpon!””

“Aku menang! Kalau begitu, pelajaran 『IPS』”

“Apa nilai kalian?”

“98 poin~”

“34 poin”

“Okay, pemenangnya Asakura-sa~~n”

“Ketua kelas, berhenti membuat wajah yang menujukkan 『Aku tahu』 seperti itu”

“Andou-kun, katakan 『Aaaa—n』♪”

“................. Aaa-n”  ← *mata ikan mati*

Contoh gambar mata ikan mati


*nyam-nyam*



Game kelima


“Andou-kun... Tidak peduli bagaimana aku melihatnya, bukankah kau benar-benar buruk dalam bermain Janken?”

“Aku, itu karena aku belum pernah menang main jankenpon”

“Tidak, Bukan itu, sebagai ketua kelas, Kupikir masalahnya lebih pada nilai buruknya Andou-kun....”

“L-lalu! Andou-kun, Ayo melakukan game kelima!” *senang*

“Hey, ketua kelas, Apa kita masih melanjutkan ini?”

“Kau benar, Aku sudah cukup bersenang-senang, Jadi mari kita buat ini jadi yang terakhir?”

“Oi, Sekali lagi kau bilang!?


Inilah waktu yang tepat untuk mengakhirinya. Mereka terlihat seolah perasaan mereka telah mati rasa karena mereka sudah terbiasa melakukan tindakan tersebut. (Ketua kelas)


“”Jankenpon!””


“Aku menang! Kalau begitu, yang terakhir 『Matematika』!”

“Apa nilai kalian?”

“96 poin~”

“100 poin”


“..............”

“..............”



Eh (Asakura)

Haaah? (Ketua kelas)


“A-Andou-kun... Baru saja, Apa yang kau katakan?”

“100 poin, tapi.............”

“Tunggu, Andou-kun. Hanya karena kau terus-terusan kalah, itu bukan berarti kau bisa terang-terangan berbohong didepan ketua kelas sepertiku........ Lagipula, Asakura-san berada di peringkat pertama diseluruh sekolah dalam tes kepandaian, kau tahu!”

"Itu, Emangnya itu ada hubungannya? Aku hanya ranking pertama di matematika.... Juga, ketua kelas, Apa kau membuat game ini sambil mempertimbangkan fakta bahwa Asakura-san berada di peringkat pertama?”


Mustahil, Andou-kun dapat 100 poin? Andou-kun itu mendapatkan nilai yang lebih tinggi dariku? Eh, aah! Disana ada guru matematika! Timing yang bagus. Aku akan memastikan apakah Andou-kun benar-benar mendapat nilai 1000------ (Asakura)


“Oh, bukankah itu Andou. Mengejutkan sekali melihatmu makan di kafetaria”

“Ah, sensei. Selamat sore”

“Kali ini, kau 『juga』 mendapatkan nilai 100 poin di tes matematika eh. Terus lanjutkan di ujian berikutnya, okay?”

“Terimakasih”



“..................”

“............... Eh, itu benar? Juga 『Kali ini juga』 artinya”

“Nn, Aku selalu mendapatkan nilai 100 poin di matematika”

“H-hebat, Andou-kun.... A, Aku tidak pernah mendapatkan 100 poin sebelumnya, sekalipun tidak pernah”

“Eh! Tapi Asakura-san memiliki nilai yang tinggi, kan!”

“Itu, Aku cenderung melakukan kesalahan sepele, tidak peduli apapun pelajarannya, Jadi aku tidak bisa mendapatkan nilai sempurna........ Selain itu, dengan Matematika, Pertanyaan terakhir selalu sulit”

“Begitu ya... Kalau begitu, Apa kau ingin aku membantumu untuk mendapatkan nilai 100?”

“”Eh””

“Kalau tidak apa dengan Asakura-san, Aku bisa mengajarimu matematika. Bukankah kau mengacaukannya karena kesalahan kecil di pertanyaan terakhir? Lalu, Aku akan mengajarimu sedikit jadi kau bisa mendapatkan 100 poin di matematika..........”

“Ya, tolong!”

“Uwaa!”


C-cepet banget jawabnya!? Asakura-san, Apa kau segitu inginnya untuk medapatkan 100 poin?” (Andou)

Sesi belajar dengan Andou-kun!? Mustahil, ini seperti mimpi! (Asakura)


“Tunggu tunggu... Dari pada itu, tolong, Asakura-san, Bantu Andou-kun dalam pembelajarannya juga. Kau, nilaimu dalam bahasa inggris berwarna merah, kan?”

“B-baiklah! Aku akan mengajarimu pelajaran lain sebagai imbalan untuk mengajariku matematika!”

“Ah, Kau tidak perlu untuk--------“



“”Jangan menolak!””



“Ah, okay...........”

“Fuuuh, kemudian, sisanya adalah Andou-kun menyuapi Asakura-san dengan 『Aa–nn』 sebelum istirahat makan siang berakhir.”

“”Eh!?””

“Err, Kenapa kau terkejut... Pada awalnya, peraturan menyatakan bahwa pihak pemenang harus menyuapi pihak yang kalah, kan?”


Fufufu.. Nilai tingginya Andou-kun dalam matematika memang tidak terduga, tapi pada akhirnya, itulah yang menyebabkan kejadian mengejutkan ini! (Ketua kelas)


“U-ummmm.... ketua kelas? Tapi, kita hampir kehabisan waktu”

Jangan-jangan, Aku akan disuapi oleh Andou-kun dengan 『Aa–nn』!? Eh, dari diriku sendiri, Aku sudah mengalami untuk menyuapi , Tapi aku belum siap mental jika aku disuapi oleh Andou-kun------- (Asakura)


Haa, Seperti sebelumnya, Para cowok disekitarku memancarkan gelombang niat membunuh, Ayo selesaikan ini secepat mungkin. (Andou)


“Baiklah, Asakura-san. Mari secepatnya menyelesaikan ini dan kembali ke kelas.”

“Eh, Andou-kun, Ada apa dengan antusiasme yang tiba-tiba itu!?”

“Baiklah, Asakura-san, katakan 『Aa–n』”

“- Aku? Eh........ Andou-kun, itu”



Itu! Bukankah itu Chahan yang Andou-kun makan beberapa saat yang lalu! Itu juga adalah sendok yang dia gunakan! B-bukankah ini ciuman tidak langsung!? Bagaimana bisa Andou-kun bertindak seberani ini! (Asakura)


Kenapa tiba-tiba Asakura-san terdiam? Bahkan ketua kelas menahan tawanya, Entah mengapa...... Oh, itu benar! Dia pasti malu sekarang karena peran kita telah berbalik dan aku menyuapinya saja. (Andou)



“Eh, Ada apa?”

“Tidak.... Yah....”

“Andou-kun, lakukan.”

“Lihat, Asakura-san, katakan 『Aa–n』 dan buka mulutmu? Jangan bilang, meskipun kau menyuapiku seperti itu, kau tidak mungkin merasa malu saat itu giliranmu, kan?”

“K-karena... Itu---“

“NAWWWW!”

“Ketua kelas, diam! Aa, Terserah! Aku mengerti!? Aku Cuma perlu memakannya kan!”


*nyam-nyam*


Enak... Ini rasa Andou-kun, Chahannya Andou-kun, dan juga ciuman pertamaku---........ Eeeh!? (Asakura)


“…………”*kyaaaaaa!*

“A-Asakura-san, wajahmu memerah, apa kau baik-baik saja?”


H-huh? Bukankah dia sedikit terlalu terguncang karena itu? (Andou)


“Pemenangnya Andou-kun”



Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya




Sloth kehabisan pulsa.. kuota mau abis.. Tasukete.. tak adakah dermawan yang mau nyumbang? wkwkw
Tau ah, mungkin sudah takdirnya seperti itu.

Senin, 02 Oktober 2017

03.01.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 26 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------


Chapter 26 : Rencana (3)


“Omong-omong, Momoi-san memanggil Asakura-san 『Sakura』, tapi nama depanmu bukan 『Sakura』, kan?”


“Ya, itu nama panggilanku. Aku memanggilnya Momo, yang berasal dari 『Momoi』tapi tanpa 『i』. Momo memanggilku 『Sakura』 dengan meninggalkan 『a』dari nama keluargaku 『Asakura』.”


“Heh~ Jadi seperti itu”


“Ya......”


“........”



“Tak ada gunanya. Kalian berdua terlalu polos. Lakukan lagi.”


“Kenapa! Apakah aku tidak 『berada dalam percakapan akrab, seperti bagaimana   teman melakukannya』dengan Asakura-san, seperti yang sudah kau katakan!?”


Kenapa ketua kelas tiba-tiba mengatakan hal seperti 『agar bisa akrab dengan Asakura-san, mulailah dengan mengobrol akrab dengannya, seperti bagaimana teman melakukannya』? (Andou)


“K-Ketua kelas! Seperti yang kupikirkan, lebih dari ini, aku juga......”


Ini buruk! Aku tidak bisa mengeluarkan topik light novel didepan ketua kelas, dan aku sama sekali tidak bisa bicara dengan benar karena rasa malu terlihat oleh Andou-kun saat makan! (Asakura)


“Apa yang kau katakan? Kalian berdua sering bicara akhir-akhir ini sehingga membuatku bertanya 『Apa kalian berdua teman?』. Lalu saat kalian berdua menjawab 『Eh, aku tidak yakin....』, Bukankah aku bilang, 『Nah, mulailah saling bicara mulai sekarang dan berteman!』”


“Err, itu sebabnya... Pada awalnya, kapan aku berteman dengan Asakura-san?”


“Aku berani mengatakan yang sebaliknya sih, Andou-kun. Dari sudut pandangku, kau dan Asakura-san sudah cukup dekat untuk dipanggil sebagai 『teman』?”


“”Eh!?””


“Kenapa kalian berdua sangat terkejut.... dari sudut pandangku, itu misteri bagiku kenapa kalian berdua saling menyangkal bahwa kalian 『teman』 setelah sekian lama”


“Uu........”


“Muu.......”



Yah, Lagipula, posisi Asakura-san sebagai gadis tercantik disekolah berada di dunia yang sangat berbeda dari penyendiri sepertiku... atau lebih tepatnya, untuk seseorang sepertiku berani mengatakan bahwa Asakura-san adalah 『teman』itu--- (Andou)

Tapi, Itu karena! Tidak lain dan tidak bukan Andou-kun menganggapku sebagai teman kelas yang cantik... Namun, Aku-aku melihat Andou-kun sebagai lawan jenis. Sebagai seseorang dengan motif tersembunyi seperti itu, untuk memanggil Andou-kun 『teman』ku itu – (Asakura)

T-tidak masuk akal... (Andou & Asakura)

“…… A-Ahahaha”
“…… E-Ehehehe”

Err, tidak peduli bagaimana aku melihat kalian berdua... Bukankah kalian berdua sangat cocok satu sama lain? (Ketua kelas)

“Haa, inilah sebabnya....”


Tapi, Inilah alasan kenapa Aku harus mengaturnya! Apa yang pasangan ini butuhkan adalah..... Ah! Itu! (Ketua kelas)


“Hey, Bagaimana kalau kalian berdua memainkan game sedikit untuk memperdalam hubungan kalian satu sama lain?”


Apa!? Game... ya? (Andou)


.... Game? (Asakura)


“Fufufu, Apa kau menantang seorang penyendiri untuk bermain game? ....Ketua kelas, Tidakkah kau menyadari bahwa game adalah keahlian penyendiri, karena mereka menghabiskan banyak waktu sendirian? Baiklah, Ayo! Aku akan menyelesaikannya sekali jalan, tidak peduli jenis game apa itu!”


“Ketua kelas, game apa itu?”


“Kita baru saja menyelesaikan tes pertengahan semester, kan? Kalian beruda akan memainkan *janken, Pihak yang menang memiliki hak untuk memilih mata pelajaran apapun yang mereka inginkan dan orang yang memiliki nilai paling tinggi akan jadi pemenang. Omong-omong, Orang yang kalah akan disuapi dengan 『Aa~n』 oleh pemenangnya.”


“Tunggu, tunggu tunggu!”


“Kenapa? Bukankah kau bilang kau akan menyelesaikan game sekali jalan?”


“Tidak tidak tidak! Bahkan itu bukan game pada awalnya! Bagaimana mengatakannya ya, terasa seperti memainkan batsu game* entah apa aku menang atau kalah! Juga, mustahil Asakura-san akan memaikan game seperti itu pada awalnya—“


“Ayo kita lakukan”


“Eeeeeeeeeeeeeeeeh!?”


Kenapa Asakura-san semangat banget!? (Andou)


Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』…… Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』……
Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』…… Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』……
Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』…… Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』……
Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』…… Menyuapi Andou-kun dengan 『Aa~n』……
(Asakura)


Uooo! A-Asakura-san kelihatannya sangat bersedia untuk melakukannya... Meskipun Andou-kun terlihat seolah dia benar-benar membencinya, tapi game hukuman dimana pihak yang kalah akan disuapi dengan 『Aa~n』oleh gadis cantik tidak terlalu buruk, kan? (Ketua kelas)


“Omong-omong, kalau kau menolak melakukan ini, Aku akan menolak seluruh daftar keinginan light novel yang kau kirimkan untuk buku baru perpustakaan baru-baru ini, Andou-kun”


“Guh!Menggunakan itu sebagai sandera... Kau Devil! Tidak,Setan! Atau lebih tepatnya Satanachia*!”


“Haa... Aku akan mengangggapnya sebagai pujian. Lihat, Asakura-san tidak sabar lagi untuk memulainya!”


“Y-Ya! Terimakasih, Ketua kelas!”


“Asakura-san, Kenapa kau berterimakasih padanya!?”


“A-Andou-kun, Ayo!”


“”Jankenpon*!””


“Ya! Itu kemenanganku... mata pelajarannya 『Bahasa jepang』!”


“『Bahasa jepang』,ya? Lalu, Andou-kun dan Asakura-san, Apa nilaimu?”


“96 poin”


“.....46 poin”


“Pemenangnya Asakura-san!”




“Eh, A-Andou-kun... Apa kau buruk dalam hal bahasa jepang?”


“Tidak... Nilaiku dalam bahasa jepang relatif 『rata-rata』”


“R-『Rata-rata』.....? hanya 『rata-rata』, meskipun kau membaca light novel?”


“Aku bagus dengan kalimat tapi kanji dan literatur klasik itu mustahil...”


“Baiklah, Karena Andou-kun kalah, kau harus disuapi dengan 『Aa~n』oleh Asakura-san”


“Hey! K-Ketua kelas? Kenapa kau menahan punggungku!? Aku tidak bisa lari seperti ini!”


“Itulah sebabnya aku menahan punggungmu! Okay, Asakura-san, Jangan pedulikan aku dan suapi saja Andou-kun sekarang!”


K-ketua kelas! Kau membantuku sejauh itu....! (Asakura)

Sekarang, Asakura-san! Aku sudah membantumu sejauh ini jadi buatlah itu menjadi fakta yang tak bisa dipungkiri! Hancurkan saja dinding yang membuat kalian hanya 『teman』, dan buat dia tergila-gila dan jatuh cinta  padamu! Dan kemudian, Lepaskan aku dari jabatan ini sebagai penasehat cintamu! (Ketua kelas)


“Sini, Andou-kun, katakan 『Aa~n』?”


“......”


“Lihat, memaksa Asakura-san untuk membujukmu, seorang penyendiri, untuk makan seperti ini... Kenapa kau tidak menyerah saja?”


Sekarang, Aku menjadi sasaran tatapan membunuh yang dipenuhi dengan niat membunuh yang dipancarkan oleh banyak cowok di kafetaria... Ketua kelas menekanku dari belakang, dan Asakura-san menyuapiku dengan 『Aa~n』.....
Kenapa segalanya menjadi seperti ini? (Andou)


“Sini...... Andou-kun, 『Aa-----n』”

“H-Hentikaaaaaaaaaaaaaan!”


Bersambung---


TN Notes:
(1) Janken=Permainan batu gunting kertas.
(2) Batsu game =Game hukuman, yang kalah biasanya dihukum.
(3) Satanachia, Komandan dari pasukan setan.
(4) Jankenpon!=Batu, Gunting, Kertas!



Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya


Catatan translator :semoga mata ane cpt sembuh, amin


Rabu, 27 September 2017

00.01.00

Naze ka gakkou ichi no bishoujo ga yasumi jikan no tabi ni, bocchi no ore ni hanashikaketekurunda ga? Chapter 25 Bahasa Indonesia

Translator : SLoth

----------------------------------------------------------
Novel ini banyak pov atau bisa dibilang isi hati kedua karakter, jadi akan dipisah pake warna..
Asakura merah,  Andou biru, Ketua kelas Hijau, bersama-sama ungu. selamat membaca
-----------------------------------------------------------


Chapter 25 : Rencana (2)


“Itadakimasu ♪”


“Itadakimasu”


“……Itadakimasu”


Dari kanan, 『Wafu Spaghetti』nya Asakura-san,
Wafu spagetti

『 Paket makanan Udon and inari sushi』nya ketua kelas,
Udon

Inari Sushi

 dan 『Ankake chahan』ku …… (Andou)

Ankake Chahan



“Tidak satupun dari kita yang memesan makanan spesial!”


“Apa? Andou-kun... Kalau tiba-tiba kau membuat keributan, kau akan mengganggu semua orang di kafetaria”


“Tapi itu karena ketua kelas mengatakan sesuatu seperti 『Aku ingin makan makanan spesial jadi ayo kita pergi ke kafetaria bersama ♪』 Namun, Kenapa kau malah  makan Udon!?”


“Tidak juga, Aku hanya bilang 『Ada makanan spesial yang dijual, Ayo kita pergi dan mencobanya?』, Bukan sesuatu seperti 『Aku akan makan makanan spesial』! “


“Meskipun begitu!”


“Sudahlah, sudahlah, Andou-kun, tolong tenanglah?”


“ 『Tolong?』 apa! Asakura-san, Dari pada 『Makanan spesial』, kenapa kau memesan spaghetti!? Kau datang ke kafetaria karena 『makanan spesial』 juga, kan?”

Spaghetti


“I-itu....”

I- ini buruk... Aku datang ke kafetaria bukan karena aku ingin makan  『makanan spesial』, tapi untuk memakan 『Andou-kun』------Eh, Tidak,tidak! Tujuanku adalah untuk makan bersama dengan 『Andou-kun』... selain itu, kalau kami makan bersama dengan menu spesial 『Paket makanan kubis gulung isi kubis musim semi dan sup kubis musim semi』, kaldunya akan melumuri kemana-mana dan membuatku terlihat tidak sedap dipandang, dan sementara makanan favoritku adalah hamburg 
Hamburg
dan kari,
Kari

 Aku enggan untuk memesannya karena Andou-kun mungkin menganggapnya kekanakan. Makanan yang paling membuatku anggun saat memakannnya adalah spaghetti, Aku benar-benar tidak akan mengatakan ini dengan lantang. (Asakura)



“Andou-kun, Tolong mengertilah bagaimana perasaan Asakura-san.”


“Ketua kelas?”


“Hey! K-ketua kelas!


“Lihat, disana, Yamada-ku memakan makanan spesial 『Paket makanan kubis gulung isi kubis musim semi dan sup kubis musim semi』, Tolong lihat baik-baik padanya”


"…………" *menatap--*


"…………" *menatap-*


“Oho--! Apakah ini 『Paket makanan kubis gulung isi kubis musim semi dan sup kubis musim semi』 spesial yang dirumorkan? Itadakima~su! Yup yup...... Saat aku memakan kubis, rasa samar itu mulai meluap, terasa seperti seluruh mulutku ditutupi oleh kubis... Supnya.. memiliki rasa kubis yang dicairkan, rasanya seperti kubis dengan air panas.... Aku heran kenapa aku memesan ini”



“Ne? Apa kau pikir kau akan ingin memakannya setelah kau melihat itu?”


“Lalu, kenapa kau mengundangku!?”


“Ini tentang percakapan tadi. Karena Andou-kun adalah 『penyendiri』, sebagai ketua kelas Aku membantu Andou-kun untuk menemukan 『teman』  yang cocok, bukan?”


“Itu bukan urusanmu.... juga, siapa 『teman』 yang cocok ini yang kau bicarakan? “


“Apa yang kau katakan?? Bukankah dia sudah disini? Itu Asakura-san”




Bersambung



Sebelumnya | Daftar Isi | Selanjutnya


TL notes:
Karena Alasan tertentu (Sloth matanya sakit dan lain lain), penerjemahan akan diperlambat. Mata Sloth udah terasa kayak terbakar selama berhari-hari.. penglihatan buram.. dan lain-lain..tiap kali berkedip terasa seperti roda gigi sepeda yang berputar tanpa oli.. :v

 begitulah.. semoga saya cepat sembuh amin..

Ini ane nerjemahin sekarang karena penglihatan lumayan membaik.. tapi sebentar saja sudah buram.. jadi penerjemahan akan diperlambat sampai kondisi membaik.

Btw meski kondisi begini, ane juga daftar cpns wkwk..  Entah gimana hasilnya, doakan semua berakhir tanpa penyesalan.